Pasti pada tau film "Avatar - The Legend of Aang", ada scene yg bilang kurang lebih begini..
"kita hidup untuk sebuah alasan"
Inget obrolan waktu masuk malem sama temen kerja waktu itu, "pernah g sih kepikiran, kok saya lahir di keluarga ini y? kok saya jadi si (menyebutkan nama)? ..... " dan pertanyaan lainnya. Mungkin semua orang pernah atau masih mikir soal pertanyaan itu yg intinya "kok kita lahir, begini y? kenapa g begitu?"
Untuk dapat jawabannya, di film Avatar pun di akhir kehidupannya, ngorbanin dirinya supaya "roh bulan"nya bisa hidup lagi. Apa kita baru tau atau ngerti waktu di akhir2 kehidupan kita juga? Entah lah, ane sendiri pun belum dapat jawaban pasti.
----------
Lepas dari pembahasan di atas, ane secara pribadi (walau pun g bisa secara langsung) mau berterimakasih kepada semua yg pernah, telah atau masih kenal dan mau berteman dengan ane.
Karena kalian, ane selalu mendapatkan 1 titik baru dalam hidup, g berenti, atau nyaman di satu titik aja.
Kalian adalah perasa dan pewarna alami dalam hidup ane.
Dari titik yg kalian berikan, ane bisa dapat garis. Inget ilmu matematika "titik tidak memiliki luas, dari banyak titik bisa membentuk garis".
Ane pernah diam dan lama di satu 1 titik terendah (menurut ane), hampir bosan setengah hidup. G lama, cerita baru pun di mulai dengan begitu pelan. Ketemu kalian dengan yg siap memberi titik baru buat ane, tanpa kalian sadari.
Lupa dimana titik pertemuan di mulai, dan g mau ketemu yg namanya titik perpisahan.
Lupa bagaimana awal kita bertemu, terus kenal, kemudian dekat, lalu mungkin menenggelamkan diri ke dunia masing2.
----------
G ada salahnya menjadi sebuah titik, dari titik bisa membentuk garis. Dan ane siap menjadi titik, tak perlu luas, tapi bisa membekas.
-- Jkt, 13012014
- A.N.D.K